BEAUTY IS PAIN…NO WAY!!
Beauty Is Pain, siapa bilang?? menjadi cantik gak usah pake acara mahal dan sakit pula.
Coba check kediri kita masing - masing, kurang apa ya??nah kata kurang akan menambah beban kita untuk selalu mencari yang kurang. Cobalah terima diri kita apa adanya. Toh yang yang namanya cantik alami sama cantik karbitan, keliatan kok.
Yang cantik alami luar dalam yang jelas lebih awet ketimbang yang cantik karena buatan.Saya pernah ketemu dengan cewek yang putih, tinggi, langsing sebut saja Ms " X ". Sewaktu diajak ngobrol,ternyata tulalit. Malah parahnya dia setiap menit mesti ngaca buat sekedar ngecheck make up nya luntur enggak, bajunya padet enggak buat nutupin lemak di daerah perut yang takut keliatan.
Takut,kenapa mesti takut untuk menjadi diri kita sendiri.Kalau emang pede dengan diri kita,kenapa mesti sibuk buat nyari kaca atau gak nyaman ketika duduk karena takut keliatan lemaknya.
Percaya deh…yang namanya cantik tuh efek dari pancaran perilaku kita. Kalau tampilannya bagus tapi dalemnya enggak. Sama aja dong..Padahal yang namanya tubuh gak bisa selalu ajeg. Kalau sudah menjelang senja pun, semuanya akan tampak sama. Rambut putih,pipi peyot,gigi ompong.
Namun kalau memang masih pemuja kecantikan luar, wah..sangat menyakitkan dan butuh biaya yang gak murah.
Kalaupun cantik selalu identik dengan kulit putih, tinggi dan langsing. Kenapa tuhan menciptakan manusia dari beragam ras dengan kulit yang berbeda. Bukankah ciptaanNya semuanya cantik dan menawan bukan?
( L.A )
des’06
Uncategorized |Leave a Reply