be pioneeR…Not LOoSeR

August 25th, 2007

    Sebuah cerita seorang gadis yang selalu tumbuh dengan perlindungan. Pada dasarnya setiap manusia selalu dilindungi oleh tuhan dalam keadaan apapun, selama kamu mempercaiyanya. God always walk right behind me, ujar gadis itu selama menjalani hari2nya.
    Siapa yang menghebuskan roh hingga kita lahir di dunia. Siapa yang menentukan takdir seseorang. Siapa yang memberikan sebuah kebutuhan selama hidup. Siapa yang memberikan cobaan, siapa yang memberikan nikmat, sakit. The answer is God. Why???
Mungkin diantara kita sudah jauh banget sama yang yang namanya Tuhan. gak tau sibuk kerja, maen, belajar, atau apalah…yang jelas Tuhan juga gak bakal jauh selama kita selalu dekat denganNya. Ingat itu kawan…
Semasa kecil gadis itu bukan besar di lingkungan yang notabene bukan daerah pesantren atau bukan pula lingkungan yang sangat religius. Meski orang religius selalu dimana - mana. Tetapi dengan berjuang dan inisiatif yang tinggi.
sang gadis kecil tak hent - hentinya mencari tahu apa yang terbaik buat dirinya. Bukan karena dipaksakan orang tua, ataupun karena orang lain.
Besar di lingkungan religius dan berpendidikan gak menjamin menciptakan generasi religius dan pintar, dan sebaliknya.
Hati kecil sang gadis sedih ketika mendengar dari pertanyaan, bagaimana keadaan keluargamu hei gadis kecil.
Gadis kecil menjawab " keluarga yang harmonis, sayang kepadanya, dan selalu mengerti satu sama lain,dan saling  menghormati.  ".
Pertanyaan tak berhenti begitu saja, Apakah keluargamu dari keluarga yang taat agama".
sang gadis dengan lincahnya menjawab " Enggak begitu taat "
Sang bertanya berkernyut dahi " Jadi keluargamu bukan agama yang yang religius", berarti kamu gak religius dong…..?????
Sang gadis kecil senyum simpul sambil berkata dalam hatinya, Apakah kalo aku bukan dari agama religius aku bukan seorang yang religius.
Jawabannya dalam hati si gadis kecil """ TIDAK """
Namun jawaban itu hanya disimpan dalam hatinya. Cukup Tuhan dan dia yang tau, apakah dirinya cukup religius atau tidak.
Bermula dari pertanyaan ini, Sang gadis kecil mulai menilai dari dalam dari dirinya sendiri.
Sang gadis bergumam dari kecil ingin belajar agama sendiri, ingin mengaji sendiri, membaca al quran sendiri. Dia merasa bahwa dirinya lebih maju dari keluarganya yang nota bene diangaggap kurang religius. lalu apa salahnya????
Seorang anak pengusaha, besarnya menjadi pengusaha , itu mah biasa…Seorang anak ulama, besarnya menjadi anak yang religius, tambah deh biasa banggethhh…
Nah kalo di gadis kecil berasal dari keluarga yang kurang religius kemudian dia berusaha menjadi sosok yang religius??? …..U know the answer.
Lebih baik jadi pioneer daripada jadi looser, yang cuma bisa judge a book by its cover.
dari kisah ini kita kembalikan untuk diri kita…Siapa kita bisa menjudge seseorang, bukankah sudah ada hakim Agung yaitu Tuhan kita yang akan menilai kita sekecil apapun.
Mudah2an kita termasuk golongan yang beruntung.
Amin.

so Wise

August 12th, 2007

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.

Nabi Muhammad SAW

Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.

Nabi Muhammad SAW